Sabtu, 20 Mei 2023

Krawjisak 76 - 100


76. HUJAN PERTAMA 


selamat pagi dedaunan

senyumu sumringah

penuh bulir air di wajahmu


selamat pagi tanah basah

sejuk sekali rupamu

tidak seperti kemarin

banyak yang melayang di atasmu

capungpun enggan mendekat


di atasmu 

tak ada satupun yang meledek

kini kau bening

capung menari

udara segar

basah


gumelar, 06112015_09:00




77. DUNIA RENTA


dunia renta, 

pada lapisan kulitnya yang lapuk,  

warna warni tunas  membentang luas,


mereka bicara 

mereka berlaku

berfikir, dan berpendapat


ini sudah biasa

padahal belum

itu sudah lama

padahal baru


jadilah biasa 

tanpa peduli apapun


pada-Mu aku berlindung 

dari milyaran logika 

dan pikiran-pikiran gila.


tlaga, 21 Januari 2016



78. SEUTAS TALI


pada saatnya nanti

akan ada seutas tali

yang lembut seratnya

namun sempurna kuatnya



tlaga, 21 Januari 2016




79. PURNAMA SEMPURNA 


purnama cerah 

sumringah

sempurna 

menembus awan putih tipis memerah


bertatap denganku 

di sela daun jati basah

oleh sisa air hujan sore tadi


purnama cerah

sumringah

diantara mega-mega

membayang remang ranting ranting 

berkilau pantulannya


mempertegas suasana malam

membingkai suara-suara sepi

sebentar telah berlalu

listrik mengambil alih 

: ramailah lagi.


tlaga, 24012016-19:57


80. PEMECAH ABU-ABU 


kenapa harus selalu benar

kemarin saja belum jelas faktanya

tapi keyakinanmu begitu pasti

dan kini terbukti lagi


kenapa harus selalu benar

kata-katamu membuat sejuk hati

serupa rombongan daun gelagah yang berkibar

mengusir panas meski sebentar


aku pasrah

kedua tanganku menengadah

sebagai ujung dari sekujur tubuhku yang lelah


dan kaupun merangkulku

menyeka keringatku

hingga jauh ke dalam

membersihkan lender-lendir tebal

yang menyelimuti hati

yang membuat kotor hati

mengacak kendali


kau bisikan sesuatu

persis di telinga kananku

dengan suaramu yang lembut

namun mampu menusuk jantung

membuat denyut nadi terhenti 

dan sel otak aktif bergerak

berulang dan mengulang


kau perjelas warna

memecah abu-abu

menjadi hitam dan putih 

menjadi sangat gamblang!


tlaga, 24012016_21:02



81. MELAMPAUI BATAS

awan gemawan

berarak pelan

menutup sinar bulan

dan angin terus berdesis

menembus hati

yang sedang tidak karuan

luapkan saja

karena manusia punya air mata

untuk dada agar menjadi lega

berceritalah

karena cerita-cerita masa lalu selalu saja manis untuk di kenang

dan sampailah pada sebuah batas

yang menjadi kepastian

siapapun

dan kita semua sama

hanya beda waktu saja.


sompok, 25012016-23;41


82. TERIK 


deru motor bobokan

gemerot berjalan pelan

menyibak daun daun sengon yang berterbangan

di atas aspal yang terpanggang


suaranya begitu merdu

semurdu tangisan bayi yang kegerahan

lengkap dengan peluh kringet buntet


ah...

sejuknya siang ini

: terik

jumpalitan di aspal membara

dengan telinga menganga


tlaga, 26012016-14:18


83. REMBULAN 


kesekian kalinya

mempesona,


bulan dan biasnya

di balik larikan awan

terlihat empuk 

seperti roti ramoni


sompok tengah, 26012016-22:57


84. TERJADI 


berdiri di atas kemilau lantai marmer

halus mulus tanpa cacat

yang berkilau berwarna-warni

oleh sinar kejujuran dan kemunafikan

hingga telapak kakipun terasa risih

susah beradaptasi 

entahlah..

karena tebalnya kaki mengapal

ataukah hati yang masih berselimut ketidak mampuan

tapi bukankah apa yang seharusnya terjadi 

harus tetap terjadi?

berdiri dimanapun

apapun dasar kita berpijak 

itupun harus terjadi.

biarlah terjadi, 

bila itu baik, adalah sebuah keberuntungan 

dan bila itu buruk, 

satu pengalaman telah terlewati


Tlaga, 28012016_22:32


85. DI PUNGGUNG AIR


diantara jernih dan keruh

di punggung air kami terapung

diantara riaknya kami bersuka cita

menjemput hari baru hitungan manusia 

makhluk ciptaan-Mu yang terkaruniai ilmu


di bawah ilmu-Mu kami berharap

harapan-harapan baik untuk akhlak

agar senantiasa Engkau limpahkan

hidayah dan inayah disetiap keadaan

pada keluarga kami

keturunan-keturunan kami

kawan-kawan seiman kami


mengalir 

seperti air yang terus mengalir


Pendjalin, 01012015


86. MERENUNGI SETETES SAJA


sepenting apa dia?

sepenting apa beliau yang telapak kakinya -

berdiri di kemilau lantai surga 


tegakah kau

hanya hari ini saja

berkirim do'a  untuknya

yang melahirkan bertaruh nyawa


dan hari ini diistimewakan 

kita berkoar di beranda 

agar setiap manusia tahu kita berdoa untuknya?

merenung setetes saja 

dari seluas samudra pengorbanannya


untuk hal-hal itu?

jangan dua dua desember saja.


untuk hal-hal lainpun?

jangan dua dua desember saja.

tanpa perlu yang lain tahu


tlaga, 22122015


87. (JANGAN) TUMPUL


Tumpul!

hancurkan ketumpulan

jadikan tajam, setajam-tajam


teruslah berfikir...

Tuhan anugerahkan otak 

Bukan sekedar untuk berontak 

Tapi untuk berpijak di atas kebijakan

Berontak keluar


teruslah berfikir...

agar dimudahkan

keluar dari segala pelik masalah..


tlaga, 06092015


88. ANTISIPASI


bumi terkotak-kotak

berwilayah-wilayah

diantara 70% air yang mengalir

bergerak naik turun

menguap dan jadi hujan


mengelilingi daratan

indonesia terjatah malam

jawa pun terlelap 

tlaga senyap...

warga ngumpul di lapangan. 

parade kentongan delapan R W 


hati-hati

jangan lupa 

pintu-pintu rumah di kunci


antisipasi

antisipasi

 

tlaga, 15082015


89. BUNG


betul bung!

Sekali setuju

setuju sekali!!

 

konsep yang luar biasa

citra yang mempesona

kemana hati kami akan tanggalkan

kalau tidak kepada Bapak


cerdas bijak dan memikat

polos tak terkotor 

oleh licak-licak lumpur  

lumpur kerakusan 

lumpur kekuasaan


dan pemuda butuh sekali teladan 

dari pemimpin-pemimpin mereka

yang terlanjur menanam simpatik 

pada masing-masing hati 


simpatik kepada Bapak

bapak yang ku sebut Bung!


tlaga, 05082015


90. NIKMAT MATA


pesona menebar

berpendar mengagumkan 

di bawah kemilau lampu

yang terang benderang 

menegaskan guratan-guratan 

otot-otot darah 

jaring-jaring wajah


keindahan tidak boleh disamakan

soal rasa jangan dipaksakan

meski itu hanya kenikmatan mata

pandangan belaka yang terkadang menipu


dan bersiaplah di kegelapan 

demi melihat indahnya bintang gemintang 

untuk menyempurnakan kenikmatan mata


tlaga, 08042015


91. SUBUH BERJAMAAH


subuh berjamaah

luar biasa

bermandi pahala

demikian …

sejauh ribuan kilo jaraknya

merangkakpun bukan apa-apa

demi subuh berjamaah


semoga

kita selalu termasuk di dalamnya.

Amiiin...


Tlaga, 08042015





92. INGAT-INGATLAH



Terlalu..

tidak ingat apapun?

Terlalu

Meski sebatas merenung? 

Merenugi yang telah diperbuat

Kenangan-kenangan

pahit dan manispun?

Itu ukuran dunia 

Dacin penipu

Manis terasa pahit

Pahit terasa manis


Terlalu.. Bila tidak ingat apapun?


Ingatlah, Ingat-ingatlah

jadikan ingat dosa,

roda penggerak 

untuk beribadah.


Tlaga, 03042015


93. KLAKSON 


Beginilah sombong

Tidak enak

Hambar…


Ketika helm menutup wajah

Senyum merekah, 


namun

Senyumpun menjadi  tak berarti apa-apa

Ketika klaksonnya mati

Jempol tanganpun lumpuh

 tak berguna


klak son nya lagi mati,

mohon jangan salah persepsi.


sepanjang jalan, 14032015


94. SATU RUMAH SERATUS POT


1 rumah 100 pot...

1 desa berjuta pot,

1 kota berlipat juta pot


hijau, hijau, hijau

tarzan bersiul diatas pot

melompat dari satu pot ke pot lain


inspirasi? 

bisa jadi.


Tlaga, 10032015


95. GUBUG GEBANG


gubug gebang

terkenang, mengenang


nggik-nggikan emas

terbang bersama belalang 

diantara ladang jagung

yang bunganya bertebaran tertiup angin

menghampar disekeliling gubug gebang


gubug gebang

terkadang sawah terkadang ladang


sejuk, segar, indah, damai

angin sepoi

suara-suara alam

suasana-suasana alam

4 jam menuju senja.


tlaga, 22022015


96. SENSASI BUSIK


kau kaput

kita kaput

semua kaput


seperti kelilipan

tidak mandi berbulan-bulan

sensasi busik 

sungguh menarik..


sompok, 25112014



97. DI ATAS BATU BERLUMUT


pada perbatasan wilayah

jalan terjal menanjak. 


diatas batu berlumut,

roda karet vario menari,

melesat seperti jet.

merobek awan gemawan

meliuk bebas diangkasa.


tahukah kalian?

perasaanku lebih cepat 

melebihi jet yang ku ceritakan


renggong, 01012015


98. KEPADA WAKTU


selamat pagi,  waktu...

semalam tadi gerimis merintik, 

pagi ini cukup cerah.


selamat pagi, waktu …

semalam tadi kita terlelap

pagi ini kita terjaga,


sepanjang kedapan dihari ini 

banyak pekerjaan yang harus kita kerjakan.

banyak hal yang harus kita lakukan

tentu bukan tanpa sebab, 

tentu pula bukan kesia-siaan.


sepanjang hela nafas kita

bukan saja untuk dunia semata

pastikan .. berarti pula untuk akhirat kelak.


selamat pagi, waktu …

sebentar nanti sapaku tak lagi pagi


karena siang hampir menerjang.

selamat siang, waktu ….


Tlaga, 02012015


99. GIGI SAKIT


Demam

Dingin Menggigil 

Gemerutuk 

Sikut menyikut

Menendang nendang

Perasaan


Memang indah

Dunia menyapa

Alam menggeliat

Awan berarak

Mentari hangat menerpa

Burung bercicit

Udara sejuk


Indahnya pagi ini,

namun tak seindah muntrung yg ku rasa.


Dan muntrung 

bagian dari sensasi lara untu..


Tuluuuuuuung.......


Tlaga, 30102014



100. KEPO


Sudah!

Itu bukan urusanku!


kenapa BBM naik tinggi? 


Sudah!

Itu bukan urusanku!


Urusanmu apa?


Urusanku ya urusanku

Mau tahu saja…

Kepo!


Ah kau

Berfikir saja malas

Kapan kamu berbuat!


Sudah!

Itu bukan urusanku!


Tapi ok lah


kenapa BBM naik tinggi?

karena ada tangga buat pijakan..

coba kalau saja tahu lebih awal

tangga kita singkirkan.


Huftt... 

bensine sat nggereng maning..


tlaga, 17112014


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

#2___Lentik Jemarimu bukan untuk scrolling semata

             Tipis cahaya matahari menembus celah gorden kamar Revina, memaksanya membuka mata dengan berat. Ia lihat jam di dinding menunju...