Jumat, 19 Mei 2023

Hanya Secangkir Teh

Sebuah kenikmatan, sulit terlukiskan dengan tinta apapun, tidak mudah diceritakan dengan bahasa indah manapun, karena kenikmatan yang merasakan adalah pribadi, individual dengan segala citarasa yang melekat pada setiap bagian indera pada tubuh kita.

Menikmati secangkir teh misalnya, ketika kita meminumnya, kita bisa menjadi sangat peka, apakah itu hasil seduhan teh di adoni (teh dimasukan ke teko kemudian di siram air mendidih) ataukah teh yang langsung direbus sekalian diatas perapian (teh dimasukan ke panci kemudian ikut di rebus sampai mendidih) dan akan sangat berbeda sekali rasanya. 

Hanyalah secangkir teh..

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

#2___Lentik Jemarimu bukan untuk scrolling semata

             Tipis cahaya matahari menembus celah gorden kamar Revina, memaksanya membuka mata dengan berat. Ia lihat jam di dinding menunju...