Ketika kita melakukan sebuah perjalanan menuju ke suatu
tempat (jauh ataupun dekat), terkadang kita terjebak pada sebuah perasaan bahwa
perjalanan tersebut terasa begitu lama saat berangkat.
dan setelah sampai tujuan dan segala urusan terselesaikan,
tibalah waktunya untuk mengulangi perjalanan yang sama yaitu pulang, namun tiba-tiba kita merasa bahwa perjalanan pulang
tersebut seolah lebih cepat dibanding perjalanan yang ditempuh sebelumnya
ketika saat berangkat.
Tak jarang pula secara reflek orang akan berkata “kalo pulang
sepertinya lebih cepat ya?” dan pernyataan tersebut langsung di “iya” kan oleh
yang lain yang juga melakukan perjalanan yang sama.
Kenapa demikian?
Dari obrolan singkat dalam sebuah perjalanan pulang, berikut
beberapa versi jawaban atas pertanyaan tersebut.
1. Ketika berangkat, dadaunan dari segala tumbuhan yang
kita jumpai akan menyapa kita, dan itu sedikit menghambat perjalanan, begitu
kembali (pada jalan dengan rute yang sama), kita tidak perlu lagi bertegur sapa
dengan mereka, karena itu sudah dilakukan pada saat berangkat. (Yatirucie
Damirah)
Respon: hehehe ...
2. Ketika berangkat, orang-orang dirumah merasa
berat untuk ditinggalkan, mereka “ngganduli” perasaan kita, sehingga itu menghambat
perjalanan yang ditempuh menjadi lambat, dan ketika perjalanan pulang, orang-orang
dirumah merasa gembira dan bahagia atas kedatangan kita nantinya, sehingga
perjalanan pulang terasa menjadi cepat. (Seno Singawikarta)
Respon: dahi berkerut, hati baper …
Demikianlah 2 versi yang lumayan sulit untuk ditelusuri
kebenarannya,
sejatinya jarak tempuh pastilah sama, namun
demikian, terkadang mood seseorang tidaklah
sama,
bisa saja perjalanan berangkat akan terasa
cepat ketika kita memiliki mood baik,
saking asiknya ngobrol (dengan orang yang
sehati) sehingga tanpa terasa sudah sampai tujuan, dan sebaliknya, ketika mood
jelek, belum sarapan, mata berkunang-kunang, pusing, mual, mabuk perjalanan, … pastinya
kondisi demikian, semenit menjadi terasa
satu jam, dan kondisi ini berlaku sama baik berangkat ataupun pulang…
demikian materi sepele yang bisa saya ulas,
bila kurang pas atas apa yang di bahas,
silahkan beri jawaban, atau sanggahan pada
kolom komentar dibawah ini, ....