Minggu, 12 Maret 2017

ANGGREK DI INDONESIA


Ada beragam macam bunga anggrek di Indonesia. Semuanya unik, indah dan sangat memanjakan mata, warna dan bentuknya sungguh memukau. Secara umum tumbuhan anggrek bisa kita lihat di hutan-hutan atau tempat-tempat wisata  pegunungan, secara umum pula anggrek yang kita jumpai tumbuh menempel pada pohon-pohon besar. Bisa tumbuh dengan sendirinya atau dengan bantuan manusia.


Dan seiring dengan pengetahuan manusia tentang pertumbuhan serta pengembang biakan anggrek, sekarang sudah bertebaran tempat-tempat budaya anggrek di Indonesia. Biasanya tempat-tempat tersebut berada pada wilayah-wilayah dataran tinggi/pegunungan. Kalau kita ingin menikmati anggrek di sekitar rumah, dipekarangan rumah kita, kita bisa menanam anggrek sendiri dalam pot, tidak harus mencari batang kayu besar, untuk itu, yuk kita cari tahua bagaimana Cara menanam Anggrek di Pot dengan media arang dan ijuk kelapa.

Jumat, 10 Maret 2017

Cacing di ujung pancing


Terjebak pada sebuah ruangan, dengan kaki terikat, tubuh lelah, kedua tangan menggapai-gapai tanpa mampu menyentuh apapun disekitar. Tiba-tiba sebuah pintu harapan terbuka, semburat cahaya masuk menerjang ruangan, angin sejuk berhembus menembus semua penghalang, ruangan yang tadinya gelap sekejap menjadi terang benderang, udarapun terasa sejuk seperti di pegunungan dengan ribuan pepohonan yang rindang.
Adalah ketakutan, perasaan takut yang memuncak dengan semua hal yang mendukungnya, semua itu membangun jalan pikiran menjadi buntu, pesimis dan mati. Seolah tak pernah lagi ada kesempatan.
Namun ternyata, selama kita menyadari bahwa kita adalah makhluk Tuhan yang dikaruniai akal dan fikiran, diberi kemampuan untuk memahami banyak hal, semua kesulitan yang terhampar dihadapan pasti akan pula disertai pintu peluang yang akan mengurai benang kusut kesulitan-kesulitan tersebut.
Mungkin diantara kita pernah terlintas pemikiran; manusia itu banyak, kenapa kesulitan harus jatuh hanya pada kita? Bukankah sesuatu yang berat bila dibagi lebih dari seorang pasti akan berkurang beban berat tersebut? Namun kenapa tidak demikian? Kenapa hanya saya saja yang mendapat kesulitan tersebut? Kenapa, kenapa dan mengapa? Demikian kira-kira pertanyaan pesismistis yang selalu memperkeruh otak.
Seorang pemancing ketika ingin memancing banyak sekali pilihan yang bisa digunakan untuk umpan, tapi kenapa harus jatuh pada seekor cacing yang nota bene tidak pernah punya salah apapun terhadap ikan yang tempatnyapun sangat jauh dari kehidupan cacing di darat.
Perumpamaan disini mungkin agak sedikit melenceng dari apa yang saya ceritakan pada awal paragraph tulisan ini, namun saya kira substansinya sama, bahwa segala apapun ternyata sudah ada yang mengatur. Dia, Dzat Yang Maha Segalanya tidak akan pernah memberikan cobaan kepada mahluk-Nya melebihi batas kemampuan, seekor cacing yang sudah berada di ujung pancing sekalipun bisa selamat bila yang Kuasa berkehendak atas itu.
Apalagi kita, manusia yang dikaruniai akal dan fikiran pasti banyak celah-celah kesempatan yang menyertai segala kesulitan yang kita hadapi, hanya saja kita mungkin belum jeli untuk menemukan celah-celah tersebut.

Sabtu, 04 Maret 2017

Nyamuk Ngamuk


Siang yang terik, hawa panas memenuhi ruang kelas Sekolah Menengah ukuran 27x x27 (27 xlebar lantai keramik 30 centi meteran) KIpas angin yang berputar lemah karena sudah terlalu lama umurnya bisa mengusir hawa panas dalam kelas walau sedikit saja. Di bawahnya anak-anak serius mengerjakan soal UTS semester 2 mapel uji jam ke 3
Diantara mereka ada 3 siswa yang entah sengaja atau tidak terlelap begitu saja di atas lembar jawab yang masih bersih belum terisi, 2 siswa lainya yang saling berjauhan asik berkomunikasi dengan bahasa isyarat  dan desis desis kecil tapi berisik. Seorang pengawas yang duduk di depan memberikan perhatian dan peringatan : “Duduklah yang manis, jangan berisik, tidak usah tengak tengok kiri kanan depan belakang, apalagi atas bawah.”
Siswa kembali tenang, lima menit kemudian desis desis itu kembali berisik, bukan hanya 2 siswa, tapi hampir, tapi hampir seperempat jumlah siswa dikelas itu saling berkomunikasi, masih dengan bahasa isyarat. Pengawas melotot, seperti menahan sesuatu di tenggorokan, lalu memberikan perhatian dan peringatan yang sama seperti sebelumnya : “Duduklah yang manis, jangan berisik, tidak usah tengak tengok kiri kanan depan belakang, apalagi atas bawah.”
Dan siswa pun tenang kembali, 10 menit berikutnya sekelompok siswa yang berada belakang dipojok kiri gaduh luar biasa. Beberapa anak menutup hidung, beberapa lainnya mengipas-ngipaskan tangan didepan hidung. 
Pengawas melotot lagi, yang ini terlihat lebih kenceng lototannya,
“ada apa kalian ribut-ribut!”
“Gendut kentut pak!!!” jawab mereka bersamaan.
Disitu hanya ada satu anak gendut satu sambil mesam mesem, yang lain kurus semua, menutup hidung semua.
“sudah…  sudah… kalian tenang lanjutkan pekerjaan!, yang merasa terganggu tutup hidung,  ambil nafas pakai mulut, yang tidak terganggu jangan ikut-ikut ribut!”
“tapi baunya keterlaluan pak!” siswa dengan nafas tersengal terus menerus mengipaskan tangan di depan hidungnya. “Kamu habis makan apa Nduttttt?!!!!” ia menoleh ke gendut.
“Cuma lontong 1 dan telor rebus 3 butir saja kok…” jawab Gendut dengan wajah berkerut.
“huekh… huekh… huekh… huekh….” Beberapa seperti mau muntah.
“sudah… sudah… tolong semua tenang!” bentak pak Pengawas “dan kamu Gendut, lain kali kalau mau kentut izin dulu, kentutnya di WC.”
“ia pak, tadi juga mau izin dulu sama bapak, tapi malah keluar duluan” jawab gendut, semua  tertawa.
Setelah reda, kondisi terkendali, anak-anak tenang. Tapi lima menit kemudian gaduh lagi, semua siswa saling berkomunikasi semua masih juga dengan bahasa isyarat.
“JeDarrrrrrrr…!!!” tiba-tiba pengawas memukul meja dengan sangat keras. Semua siswa terdiam, semua siswa tertunduk, ketakutan. Tapi gendut merasa tidak takut sama sekali, kenapa? Karena ada yang aneh bagi gendut, kenapa pak pengawas tidak melotot, malah tersenyum-senyum sambil menatap semua siswa? Itu pikiran gendut,
Dan Gendut memberanikan diri untuk bertanya,
“Ada apa pak?” Tanya Gendut.
“tidak ada, Owh … kalian kaget?, Maafkan bapak ya …” jawab Pak Pengawas dengan tersenyum.
Tadi seperti ada beberapa nyamuk sedang ngamuk di atas meja bapak, suaranya kenceng dan gemrenggeng, makannya tak pukul, mereka langsung hilang. Tuh kan… tenang, tidak ada lagi yang bersuara.”
Semua siswa masih tertunduk. Tak lagi mengamuk dengan desis gemrenggengnya.



Kamis, 02 Maret 2017

Rayuan Bonsai Kelapa

Sekitar tahun 2000an, saya mengunjungi sebuah pameran Banyumas Expo di GOR SATRIA Purwokerto, dari beragam hasil kerajian dan produk-produk segala rupa apaaaa saja, semuanya menampilkan sesuatu yang menarik agar pengunjung bisa terpikat. 

Dalam perjalan muter-muter bolak-balik tanpa henti tiba-tiba mataku tertuju pada seorang bapak yang sedang menjajakan produknya berupa bonsai kelapa hijau yang mungil dengan pot  plastic kecil, tampilan tepat dan pas sesuai dengan isinya, daunnya mungkin hanya berjumlah 3 atau empat batang saja. Kalau orang  jawa bilang itu namanya buntek-buntek.

Sungguh memikat hati, kemudian aku bertanya banyak dengan beliau dan tanpa ragu beliau menyampaikan banyak hal tentang tehnik dan bagaimana cara membuat bonsai kelapa mulai dari cara mencari benih yang bagus hingga proses pembentukan daun-daunnya supaya bungkret.

Karena uang saya hanya cukup untuk beli bensin pulang, saya hanya bertanya-tanya saja tanpa bisa membeli bonsai yang Bapak jajakan. Tidak mengapa, yang penting sampai rumah saya dapat ilmu banyak untuk bisa langsung praktek. Kepada bapak penebar ilmu membuat bonsai kelapa saya mengucapkan terima kasih, dan semoga bisa membaca tulisanku ini. 

BAGAIMANA CARA MEMBUAT BONSAI KELAPA

Dari sekian tumbuhan yang bisa di bonsai, salah satunya adalah Pohon Kelapa, bentuknya yang unik ini apabila kita mampu mencetak dengan baik, hasilnya akan sangat luar biasa. Berikut akan dijelaskan bagaiamana langkah-langkah membuat bonsai kelapa

1.       Carilah kepala jenis unggul dengan ukuran kelapa yang besar, (selama ini banyak pecinta bonsai kelapa mencari benih yang buahnya kecil, namun kalau saya lebih suka yang besar karena meskipun akan dibonsai, pohon tetap harus sehat, kebutuhan nutrisi tercukupi dan bila batangnya besar akan semakin memperjelas kebungkretan dari pohon kepala tersebut.)
2.       Celupkan pada air agar air masuk kedalam kulit kelapa, simpan di tempat yang teduh, terlindungi dari sinar matahari, dan biarkan hingga muncul tunasnya
3.       Apabila tunas sudah panjang / tinggi sekitar 10 cm, kulit kelapa kita lepaskan dan kita bersihkan bila perlu diampelas agar batok kelapa terlihat menarik.

  

4.       akar yang mencengkeram batok kelapa dibiarkan dulu tetap pada posisi aslinya jangan digeser-geser.
5.       Setelah proses ini selesai, siapkan Pot yang proporsional  dan tanam ¼ bagian dari batok kelapa tersebut,
6.       Untuk bentuk penanamannya sesuaikan dengan selera kita, bila yang suka menanam miring, tanam saja dengan posisi miring, bila yang tegak berdiri, tanam saja yang tegak berdiri.
7.       Apabila daunnya sudah tumbuh, biasanya untuk daun pertama kedua dan ketiga, jari-jari daunnya masih menggabung, kita bisa membelahnya agar daun tersebut terkesan daun yang sudah tua.

  

8.       Lalu pada pangkal batang daunnya pun kita bersihkan, serta serabut pembungkus daun yang melindungi daun yang didalamnya juga kita belah agar daun berikutnya cepat tumbuh.
9.       Kemudian batang daunnya bisa kita paksa tarik ke bawah dengan kawat yang dikaitkan ke kulit kelapa yang masih tersisa atau bisa dililitkan ke bibir pot.

   

10.   Dan proses seperti ini dilakukan setiap waktu, hasilnya akan terlihat bila daunnya sudah banyak dan bungkret-bungkret,
11.   Demikian teman-teman, cara membuat bonsai kelapa berdasarkan pengalaman yang pernah saya lakukan, apabila teman-teman mempunyai tehnik lain, saya tunggu komentnya dibawah untuk menyempurnakan tulisan saya ini, terima kasih, semoga bermanfaat.  


Sonar-sonar Kelelawar

Jam 03:30 kurang lebih, bangun tidur karena kebelet pipis, untung saja terbangun, kalau tidak, pasti tidak bangun. Lalu berlari kebelakang, menuju WC dan pipis. Rumahku membelakangi hamparan sawah yang luas jadi sangat jelas sekali hewan malam saling bersahutan seperti suara backsound film horror yang paling  rorrr, (ya jelas lah, kan sutradara film horror sudah berkali riset backsound film horror di antara keremangan malam yang gulita).

Setelah selesai diam di WC, aku kembali, namun alangkah kagetnya!, tiba tiba seperti ada sebuah bayangan hitam berkelebat kencang mendahului saya dan berkali-kali dan bertubi-tubi, klepek-klepek kira-kira suaranya. Aku takut, dan aku sedih,  antara takut dan sedih berpadu menjadi satu sehinggu timbul rasa baru : kesedihan yang menakutkan.

Namun aku berusaha tegar, setelah diam sesaat dan berhasil menenangkan diri, kemudian aku tersadar bahwa bayangan tersebut ternyata seekor kelelawar yang tanpa sengaja masuk ke dalam rumah karena ada pintu dapur yang terbuka ketika saya berada di WC.

Itulah kawan, kisahku pagi ini yang sama sekali tidak horror, tidak sedih dan tidak lucu. Namun yang jadi perhatianku disini adalah ketika beberapa saat kelelawar masih muter-muter di dalam dapur kenapa tidak menabrak tembok, tidak menabrak saya yang berdiri di situ, dan juga tidak terjatuh, padahal ruangannya sempit, gelap pula. Kenapa gelap? Karena lampu yang di dalam ruangan sengaja saya matikan, dan yang nyala lampu yang diluar, pintu saya buka agar kelelawar bisa keluar menuju sinar yang diluar. Ada sekitar 3 menitan si batman hitam itu muter-muter dan kemudian berhasil keluar sesuai saya punya harapan.

Kok bisa begitu ya? setelah saya cari tahu, ternyata sebenarnya kemampuan melihat kelelawar itu buruk, agar mampu bergerak dan terbang dengan cepat dalam kegelapan mereka menggunakan Echoloration. Apa itu Echoloration? Echoloration adalah transmisi gelombang suara untuk mencari benda, makanan dan untuk mendeteksi rintangan.
Suara yang berfrekuensi tinggi ini berasal dari mulut kelelawar di luar jangkauan pendengaran manusia. Beberapa spesies kelelawar juga menghasilkan suara ini dari hidung apabila tengah makan saat terbang.

Cara kerjanya seperti sonar pada kapal selam, Kelelawar mengeluarkan gelombang suara dan bila gelombang itu menabrak sesuatu maka gelombang itu akan kembali ke kelelawar, gelombang yang terpental  kembali inilah yang memberikan informasi tentang ukuran, bentuk, arah dan jarak obyek terhadap kelelawar.


Dan kini, terjawab sudah kebingunganku kenapa kelelawar bisa terbang dalam gelap tanpa harus menabrak saya dan benda-benda lainnya disekitar kita.


Rabu, 01 Maret 2017

Bagaimana Cara Mengubah / Mengganti Nama Channel YouTube


Bila kita memilik Channel di youtube, terkadang kita bosan atau mungkin kurang sesuai dengan nama channel yang diinginkan, dan langkah paling tepat untuk dilakukan adalah dengan mengganti nama channel tersebut,

Disini saya akan sedikit menjelaskan tentang bagaimana mengganti nama channel youtube berdasarkan pengalaman yang pernah saya lakukan.

Berikut langkah-langkahnya, 
Pastikan anda sudah login akun Google anda sendiri. Apabila anda sudah masuk silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini. Dan setting bahasa yang saya gunakan disini adalah bahasa Indonesia

1.     Masuklah ke situs YouTube yaitu http://youtube.com/
2.     Arahkan kursor ke pojok kiri kemudian pilih Channel saya


3.     Nah setelah anda membuka channel anda, arahkan kursor ke sebelah kanan dan klik icon pengaturan.

4.     Kemudian pilih ikhtisar pada bagian kiri halaman


5.     Akan muncul informasi akun lalu pilih edit google


6.       Langkah berikutnya adalah ganti nama depan dan belakang sesuai dengan yang diinginkan


7.       Kemudian pilih Oke untuk menyetujuinya, setelah itu akan muncul kotak dialog untuk meyakinkan pergantian nama tersebut.


8.       Mengenai hal tersebut, disitu ada pilihan untuk mempelajari dengan cara klik Pelajari selengkapnya
9.       Akan muncul tampilan seperti ini :


10.   Lalu kita bisa kembali terlebih dahulu untuk melanjutkan pilihan ganti nama :


11.   Dan, Channel kita sudah berubah namanya sesuai dengan keinginan kita


12.   Lalu klik lihat semua, akan muncul tampilan yang menunjukan keterangan sepertinya sudah sampai akhir


Demikian Cara Mengubah / Mengganti Nama Channel pada YouTube, semoga bermanfaat.


#2___Lentik Jemarimu bukan untuk scrolling semata

             Tipis cahaya matahari menembus celah gorden kamar Revina, memaksanya membuka mata dengan berat. Ia lihat jam di dinding menunju...