Minggu, 17 Maret 2019

PENYEBAB TERJADINYA PEMBUSUKAN PADA BONSAI KELAPA DAN CARA MENGATASINYA


Bonsai Kelapa yang baik dan menarik, pasti menjadi idola bagi siapa saja yang memelihara dan merawatnya.
Baik berarti kualitas dari pohon bagus kesehatannya, tidak terkena kutu atau penyakit serta pertumbuhan yang berkelanjutan meskipun dikerdilkan.
Menarik artinya bentuk dari pohon memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri dari daunnya yang kecil atau bungkret, warna daun dan akar yang bisa hijau, merah, kuning dan juga orange.
Kemudian batangnya sehat dan unik, bahkan bisa juga dari batok kelapanya yang proporsional sehingga mampu mendukung nilai artistic dari bonsai itu sendiri.
Untuk bisa mencapai tingkat ideal yang demikian, banyak hal yang perlu diperhatikan,  diantaranya adalah kontrol yang continue serta pemberian pupuk yang diperlukan, dan lain-lain.
Pembahasan pada video kali ini akan dikerucutkan pada bagaimana mengatasi tunas kelapa yang tiba-tiba saja mati dan busuk.

PENYEBAB TERJADINYA PEMBUSUKAN
1.       Setelah kita melakukan penyobekan punggung daun dan atau pemotongan pelepah yang masih segar, biasanya kutu akan mendekat dan memakan bagian potongan, bila tidak terkontrol, hal ini akan meluas hingga menyebabkan kematian.

2.     Saat melakukan pemotongan pelepah atau penyobekan punggung daun yang kurang hati-hati, bagian daun yang masih tunas, atau yang masih muda bisa saja patah pada bagian dalamnya, sehingga bila bagian ini terkena air, akan mengundang kutu atau hewan lain yang sangat kecil untuk masuk, lalu pohon akan dengan cepat busuk dan mati.

ANTISIPASI ATAU PENANGANAN
1.       bungkus dengan plastic untuk mengurangi penguapan serta melindungi dari kutu-kutu agar tidak masuk ke dalam
2.       semprot dengan pestisida agar hewan sudah terlanjur masuk bisa langsung mati dan tidak menggerogoti lebih parah
3.       simpan di tempat aman (cukup sinar) dan terhindar dari sinar matahari langsung serta dari tetesan air hujan langsung.
Demikian, sedikit yang kami ketahui untuk bisa di bagikan pada teman-teman, Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

#2___Lentik Jemarimu bukan untuk scrolling semata

             Tipis cahaya matahari menembus celah gorden kamar Revina, memaksanya membuka mata dengan berat. Ia lihat jam di dinding menunju...