Bonsai Kelapa yang baik dan menarik, pasti menjadi idola
bagi siapa saja yang memelihara dan merawatnya.
Baik berarti kualitas dari pohon bagus kesehatannya, tidak
terkena kutu atau penyakit serta pertumbuhan yang berkelanjutan meskipun dikerdilkan.
Menarik artinya bentuk dari pohon memiliki keunikan dan daya
tarik tersendiri dari daunnya yang kecil atau bungkret, warna daun dan akar
yang bisa hijau, merah, kuning dan juga orange.
Kemudian batangnya sehat dan unik, bahkan bisa juga dari
batok kelapanya yang proporsional sehingga mampu mendukung nilai artistic dari
bonsai itu sendiri.
Untuk bisa mencapai tingkat ideal yang demikian, banyak hal
yang perlu diperhatikan, diantaranya
adalah kontrol yang continue serta pemberian pupuk yang diperlukan, dan lain-lain.
Pembahasan pada video kali ini akan dikerucutkan pada
bagaimana mengatasi tunas kelapa yang tiba-tiba saja mati dan busuk.
PENYEBAB TERJADINYA PEMBUSUKAN
1.
Setelah kita melakukan penyobekan punggung daun
dan atau pemotongan pelepah yang masih segar, biasanya kutu akan mendekat dan
memakan bagian potongan, bila tidak terkontrol, hal ini akan meluas hingga
menyebabkan kematian.
2. Saat melakukan pemotongan pelepah atau
penyobekan punggung daun yang kurang hati-hati, bagian daun yang masih tunas,
atau yang masih muda bisa saja patah pada bagian dalamnya, sehingga bila bagian
ini terkena air, akan mengundang kutu atau hewan lain yang sangat kecil untuk
masuk, lalu pohon akan dengan cepat busuk dan mati.
ANTISIPASI ATAU PENANGANAN
1.
bungkus dengan plastic untuk mengurangi
penguapan serta melindungi dari kutu-kutu agar tidak masuk ke dalam
2.
semprot dengan pestisida agar hewan sudah
terlanjur masuk bisa langsung mati dan tidak menggerogoti lebih parah
3.
simpan di tempat aman (cukup sinar) dan
terhindar dari sinar matahari langsung serta dari tetesan air hujan langsung.
Demikian, sedikit yang kami ketahui untuk bisa di bagikan
pada teman-teman, Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar