Senin, 27 Februari 2017

MENANAM VANILI DENGAN POT DISEKITAR RUMAH

Dulu kakek neneku pernah punya kebun vanili dibelakang rumah dan ditanami vanili, namun seriring dengan kebutuhan tempat tinggal, kebun tersebut untuk membuat rumah anak-anaknya termasuk orang tuaku. Dan vanili tersebut sama sekali tidak berbekas dan tidak diwariskan kepada anak-anaknya. Sekarang harga panili Rp 200.000 / ons. Satu pohon vanili dengan 1 tiang bisa menghasilkan 2 ons panili, seandainya kita memiliki 20 pot berisi pohon panili maka akan menghasilkan 4 kg vanili (dengan perhitungan 4 x 2juta = 8 juta dan seandainya kita memiliki pohon lebih banyak, tentu hasilnya pun akan banyak pula.

Memang menanam pohon vanili tidak semudah menanam pohon yang lain untuk menghasilkan buahnya kita harus mampu mengawinkan dengan membelah bunganya agar benang sari bisa menebar ke putik. Dan ini harus dilakukan ketika pagi dan harus telaten.Kita bisa menanam panili dekat dengan rumah di dalam pot.

Berikut persiapan yang harus dipersiapkan untuk menanam vanili dengan pot disekitar rumah kita
Siapkan benih panili 


Membuat tiang untuk rambatan dari paralon yang dilapisi ijuk kelapa dengan cara diikat menggunakan tali raffia atau kawat.


Setelah benih tumbuh dengan baik dan tiang paralon yang terlapisi ijuk sudah siap, kemudian  siapkan pot berukuran sedang yang telah diikat dengan paralon berlapis ijuk (agar paralon tidak mudah lepas dari pot) kemudian pindah benih panili kedalam pot


Selain bisa sebagai tanaman hias, kita juga bisa mendapatkan hasil dari panili tersebut dengan harga fantastis.

Demikian cara atau langkah-langkah untuk menanam atau bertani vanili disekitar rumah kita, selain memanfaatkan lahan sempit, tanaman panili juga bisa menjadi tanaman hias asalkan kita pandai merawat dengan baik, apapun tanamannya tergantung perawatnnya.

Semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

#2___Lentik Jemarimu bukan untuk scrolling semata

             Tipis cahaya matahari menembus celah gorden kamar Revina, memaksanya membuka mata dengan berat. Ia lihat jam di dinding menunju...