Selasa, 28 Februari 2017

BONSAI INDONESIA – MEMBUAT BAKALAN BONSAI RAMAH HUTAN DENGAN MENANAM ATAU MENCANGKOK

Pada tulisan ini saya ingin berbagi cerita pengalaman dalam membuat / memperbanyak bakalan bonsai
Di hutan mungkin banyak sekali bakalan bonsai berbatang besar dengan lekuk yang sudah membentuk serta akar-akar kekar mendekati sempurna sesuai keinginan kita. Seandainya kita punya banyak waktu kita pasti bisa menjangkau itu. Namun kondisi makhluk social zaman sekarang hanya sedikit saja orang-orang yang bisa seperti itu, dan sedikit orang tersebut pasti ada dan mampu melakukannya,
Sedikit orang tersebut berdiri pada posisi yang mungkin kurang bijak ketika demi memenuhi kepuasan hobi, harus terus menerus memotong dan mengambil bakalan bonsai yang sejatinya bakalan bonsai tersebut mempunyai andil besar terhadap kelestarian hutan itu sendiri. Apalagi bila dilakukan dengan beramai-ramai dan terus menerus
Akan sangat jelas dampaknya, selain merusak hutan, hal ini akan menyebabkan bermacam bencana : banjir, tanah longsor dan lain-lain.
Oleh karenanya ada dua alternative bijak yang bisa kita pilih tanpa harus mengganggu dan merusak kelestarian hutan yang sejatinya menjadi penyeimbang ketahanan bumi  tercinta kita ini.
Kedua pilihan tersebut adalah : Dengan menanam benih atau Mencangkok
1.       Menanam benih
Dengan menanam benih, kita dituntut untuk bersabar menunggu agar tumbuhan tersebut besar dengan memberi pupuk yang proporsional agar cepat bongsor. Namun kita bisa maksimal bukan hanya membentuk batangnya saja tetapi juga akarnya.

2.       Mencangkok
Dengan mencangkok kita bisa menentukan besarnya batang tanaman sesuai dengan keinginan kita, namun tidak bisa cepat-cepat membentuk akar kekar sesuai dengan konsep.


Itulah 2 hal yang mudah sekali kita lakukan tanpa harus merusak hutan yang begitu besar manfaatnya untuk kehidupan manusia di dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

#2___Lentik Jemarimu bukan untuk scrolling semata

             Tipis cahaya matahari menembus celah gorden kamar Revina, memaksanya membuka mata dengan berat. Ia lihat jam di dinding menunju...