Pada tulisan ini saya ingin berbagi cerita pengalaman dalam
membuat / memperbanyak bakalan bonsai
Di hutan mungkin banyak sekali bakalan bonsai berbatang
besar dengan lekuk yang sudah membentuk serta akar-akar kekar mendekati
sempurna sesuai keinginan kita. Seandainya kita punya banyak waktu kita pasti bisa
menjangkau itu. Namun kondisi makhluk social zaman sekarang hanya sedikit saja
orang-orang yang bisa seperti itu, dan sedikit orang tersebut pasti ada dan
mampu melakukannya,
Sedikit orang tersebut berdiri pada posisi yang mungkin
kurang bijak ketika demi memenuhi kepuasan hobi, harus terus menerus memotong
dan mengambil bakalan bonsai yang sejatinya bakalan bonsai tersebut mempunyai
andil besar terhadap kelestarian hutan itu sendiri. Apalagi bila dilakukan
dengan beramai-ramai dan terus menerus
Akan sangat jelas dampaknya, selain merusak hutan, hal ini
akan menyebabkan bermacam bencana : banjir, tanah longsor dan lain-lain.
Oleh karenanya ada dua alternative bijak yang bisa kita
pilih tanpa harus mengganggu dan merusak kelestarian hutan yang sejatinya
menjadi penyeimbang ketahanan bumi
tercinta kita ini.
Kedua pilihan tersebut adalah : Dengan menanam benih atau Mencangkok
1.
Menanam benih
Dengan menanam benih, kita dituntut untuk bersabar
menunggu agar tumbuhan tersebut besar dengan memberi pupuk yang proporsional
agar cepat bongsor. Namun kita bisa maksimal bukan hanya membentuk batangnya
saja tetapi juga akarnya.
2.
Mencangkok
Dengan
mencangkok kita bisa menentukan besarnya batang tanaman sesuai dengan keinginan
kita, namun tidak bisa cepat-cepat membentuk akar kekar sesuai dengan konsep.
Itulah 2 hal yang mudah sekali kita lakukan tanpa harus
merusak hutan yang begitu besar manfaatnya untuk kehidupan manusia di dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar